Puisi Cinta Terbaikku: Sesal Yang Terakhir

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

10 Kata Mutiara Inspirasi Motivasi Terbaik

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Cerpen Kisah Sedih dan Inspiratif: MAWAR UNTUK IBU

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Puisi Romantis Karya anak SD Kelas VI: Andai Janji Tak Pernah Dusta

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kisah Inspiratif dari Filipina: Kisah Seorang Anak di Hari NATAL

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Friday, June 28, 2013

10 Inspirasi dan Motivasi Hidup

1. Frederick Keonig

"Terkadang kita melupakan bahwa kebahagiaan bukanlah hasil dari mendapatkan sesuatu yang kita miliki,
tapi lebih pada menyadari dan menghargai apa yang kita miliki."

2. Unknown

"Bukan karena berbagai hal itu sulit hingga kita tidak berani,
melainkan karena kita tidak berani hingga berbagai hal menjadi sulit."

3. Georges Simenon-Pencipta Karakter Detektif Fiksi Inspektur Maigret

“Saya mencintai kehidupan, tetapi saya tidak takut akan kematian. Betapapun, sebisa mungkin saya lebih suka meninggal paling belakangan.”

4. Bunda Teresa Pelayan Kaum Miskin di Calcuta, India
Setiap kita tersenyum kepada seseorang, tindakan tersebut merupakan perwujudan dari kasih, anugerah bagi orang itu, dan sesuatu yang sangat indah.”

5. Henry Wadsworth Longfellow, Pujangga AS (1807-1882)

“Di tiap jengkal kehidupan, sang hujan memang harus tercurahkan.
Kadang hari-hari memang harus dilalui dalam selingkup awan kelabu dan kedukaan.”

6. Lawrence G Lovasik, Motivator dan Konselor Kerohanian Amerika Serikat

“Kata-kata yang baik memiliki daya kreatif, kekuatan yang membangun hal-hal mulia, dan energi yang menyiramkan berkat-berkat kepada dunia.”

7. John M.

"Anda terlahir sebagai sesuatu yang asli.
Jangan mau meninggal sebagai sesuatu yang tiruan."

8. Henri Bergson, Filsuf Prancis (1859-1941)

“Bertahan hidup artinya selalu siap untuk berubah; karena perubahan adalah jalan menuju kedewasaan. Dan kedewasaan adalah sikap untuk selalu mengembangkan kualitas pribadi tanpa henti.”

9. Benjamin Disraeli, Mantan PM Inggris-Novelis

“Jangan pernah menyesal setelah Anda mengungkapkan suatu perasaan. Karena jika demikian, Anda sama saja menyesali kebenaran.”

10. Unknown

"Jangan memilah-milah dunia Anda ke dalam hitam dan putih,
karena ada banyak hal yang tersembunyi di dalam keabu-abuan."

FREE: MAU MENYUMBANG TULISAN, PUISI, CERITA, MOTIVASI DAN INSPIRASI DI SINI?

FREE: MAU MENYUMBANG TULISAN, PUISI, CERITA, MOTIVASI DAN INSPIRASI DI SINI? - Sobat semuanya, dalam setiap diri individu, ada sudut kepekaan di sana. Dalam setiap hati manusia, ada sisi yang sensitif di sana. Dia adalah Jiwa. Jiwa itu memiliki sederet kata yang mampu menggubah anda menjadi seorang Pujangga Kehidupan. Jangan matikan jiwa itu! Jangan pendam Jiwa itu! biarkan ia berkreasi merangkai kata yang indah untuk meredam segenap jiwa yang luluh lantah hatinya.

Maka dari itu, sobat semuanya, jika sahabat mau share atau berbagi tentang tulisan atau kisah hidup anda, teman dan keluarga, atau sepenggal kisah berupa cerpen, puisi, inspirasi dan motivasi, Mari!!! Saya ajak anda untuk berbagi bersama dengan insan seni di kolom Freedom Writers ini.

Oh yeah, pengalaman cinta anda juga dapat anda share di sini.

>>> Syarat dan Ketentuan

Adapun Syarat dan ketentuan dari bahan yang anda mau share di sini adalah:

  1. Artikel harus Asli buatan anda sendiri atau ORIGINAL. Ini tak bisa ditawar lagi.
  2. Nama penulis harus dicantumkan (boleh dengan nama inisial atau panggilan)
  3. Maksimal Puisi adalah 3 Bait dengan minimal 4 baris tiap baitnya.
  4. Kalau cerpen dan lainnya, minimal 3 paragraf.'
  5. Isi artikel tidak boleh mengandung SARA yang dapat mengakibatkan perpecahan dan selisih paham.
  6. Artikel dan Isinya adalah tanggung jawab si penulis.
  7. Kami berhak menghapus artikel anda jika ada disclaimer dari yang empunya.

>>> Cara Mengirimkan Artikel

Ada beberapa cara untuk mengirimkan artikel kepada kami, namun catatan bahwa anda jangan meletakkan artikel atau tulisan anda pada kotak komentar di bawah.
  1.  Kirimkan artikel anda ke email kami: jufryfreakyboy@gmail.com. (copy saja untuk mempermudah).
  2. Jika anda sudah mengirimnya, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar di bawah, cukup pesan dan nama anda.
  3. Artikel anda akan segera kami publish jika kami menganggap artikel anda Asli atau Orisinil.
  4. Formatnya bisa dalam bentuk notepad, microsoft word,  atau langsung disertakan (ketik / copy) ke dalam email.

>>> Lain-Lain

  1. Kami akan mencantumkan siapa penulis artikel tersebut sebagai penghargaan kami terhadap karya anda.
  2. Bagi para penulis yang aktif share tulisan di sini, kami akan berikan penghargaan berupa cindera mata yang ditentukan oleh kami.
  3. Email anda tidak akan kami sebarkan.
Kami menantikan tulisan anda  ...

10 Kata Mutiara, Inspirasi dan Motivasi Para Pujangga dan Ahli Filsuf (1)

KATA-KATA MUTIARA -  Dalam kehidupan kita, tak jarang sebuah kata-kata sederhana mampu merubah dunia. Setidaknya, mampu merubah orang lain, dan terutama diri sendiri. Berikut ini adalah 20 Kata-Kata Mutiara atau Inspirasi atau Motivasi yang mungkin bisa anda gunakan sebagai acuan dalam hidup, baik untuk merubah diri sendiri maupun orang lain.


1. Larispique Philidor

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada pada diri Anda.
Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja ia memiliki keraguan-keraguan,
maka ia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang merangkak."

2. Ivan Panin, Matematikawan Rusia (1855-1942)
 
“Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang. Dalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar. Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima.”

3.
Rafael L.N

 "Akan jadi apa hidup tanpa resiko dan kegagalan?
Maka kesuksesan tidak akan memiliki kebanggaan apapun."


4. Tony Gaskins

"Jika Anda tidak bergerak membangun mimpi Anda,
seseorang justru akan memperkerjakan Anda
untuk membantu membangun mimpi mereka."


5. Henry Van Dyke, Pujangga AS

 “Waktu terkadang terlalu lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi yang takut, terlalu panjang bagi yang gundah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Tapi bagi yang selalu mengasihi, waktu adalah keabadian.” 

6.
Tony Buzan, Penemu Metode Mind Mapping

 “Belajar bagaimana cara belajar adalah keahlian terpenting dalam hidup.”
7. Kari Hohne

"Hidup hanya menemui kita separuh jalan.
Separuh perjalanan yang lainnya,
membiarkan kita untuk menemukan apa kesanggupan kita."

8. Platypus yang bijak

 "Tarikanlah tarian yang Anda tarikan. Jangan tarikan tarian yang penari tarikan."

9.
Helen Keller, Penulis Tuna Wicara-Netra AS (1880-1968)

 “Ketahuilah, hal-hal terindah di dunia ini terkadang tak bisa terlihat dalam pandangan atau teraba dengan sentuhan; mereka hanya bisa terasakan dengan hati.” 


10. (Bruce Lee, Aktor Laga Kungfu)

“Jangan menjadi pohon kaku yang mudah patah. Jadilah bambu yang mampu bertahanmelengkung melawan terpaan angin.” 

Dari beberapa tokoh di atas, yang paling menginspirasi kisah hidupnya sendiri adalah Helen Keller. Kehidupan dan kata-kata beliau begitu banyak menginspirasi orang, terutama bagi orang-orang yang mengalami keterbatasan seperti dirinya sendiri.

Lalu, apa kata-kata mutiara yang bisa menginspirasi kehidupan anda? mari kita berbagi di sini ...

Saturday, May 11, 2013

BAHAN REFLEKSI: JIKA SEORANG ANAK HIDUP DENGAN

JIKA SEORANG ANAK HIDUP DENGAN
NN

Jika seorang anak hidup dengan kritik,
ia belajar mempersalahkan.

Jika seorang anak hidup dengan permusuhan,
ia belajar berkelahi.

Jika seorang anak hidup dengan ketakutan,
ia belajar menjadi gelisah.

Jika seorang anak hidup dengan belaskasihan,
ia belajar untuk merasakan kasihan pada dirinya sendiri.

Jika seorang anak hidup dengan kecumburuan,
ia belajar merasa bersalah.

Jika seorang anak hidup dengan keberanian,
ia belajar percaya diri.

Jika seorang anak hidup dengan toleransi,
ia belajar bersabar.

Jika seorang anak hidup dengan pujian,
ia belajar menghargai.

Jika seorang anak hidup dengan penerimaan,
ia belajar mencinta.

Jika seorang anak hidup dengan peneguhan,
ia belajar menyukai dirinya sendiri.

Jika seorang anak hidup dengan pengakuan,
ia belajar memiliki tujuan.

Jika seorang anak hidup dengan kewajaran,
ia mengerti apa itu keadilan.

Jika seorang anak hidup dengan kejujuran,
ia mengerti apa itu kebenaran.

Jika seorang anak hidup dengan aman,
ia belajar mempercayai dirinya dan orang-orang di sekitarnya.

Jika seorang anak hidup dengan persahabatan,
ia belajar bahwa dunia adalah suatu tempat yang baik untuk hidup.

 Maka, mulailah dari sekarang
untuk mendidik anak kita
menjadi lebih baik lagi

Saturday, May 4, 2013

Bahan Renungan dan Refleksi: Garam dan Telaga

Bahan Renungan dan Refleksi: Garam dan Telaga >>> Kisah yang akan dipaparkan berikut ini dapat kita kategorikan sebagai bahan renungan dan bahan untuk merefleksikan diri. Dengan memahami renungan sederhana ini, kita bisa belajar tentang bagaimana kita menghadapi suatu permasalahan dalam hidup, karna namanya manusia biasa, sudah wajar jika hidup itu naik dan turun, ada suka dan duka, ada tawa dan tangisan, dan ada penyesalan serta kebahagiaan. 

Kisah berikut ini juga bukanlah kisah baru, hanya saja saya tertarik untuk membaginya kepada saudara sekalian, karena saya pernah membawa renungan ini menjadi bahan refleksi pada sebuah diskusi doa dalam basis saya. Mari kita simak saja ceritanya ...


Bahan Renungan dan Refleksi: Garam dan Telaga

Once upon a time, Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air mukanya menampakkan kekosongan dan keruwetan hidup yang ia alami. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.

Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan.

"Coba. minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..", ujar Pak tua itu.

"Pahit. Pahit sekali", jawab sang tamu. sambil meludah kesamping.

Pak Tua itu sedikit tersenyum. Ia lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.

Pak Tua itu kembali menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang dengan cara mengaduk- aduk dan terciptalah riak-riak air yang mengusik ketenangan telaga itu.

"Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah.Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi. "Bagaimana rasanya?".

"Segar", sahut tamunya. "Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?", tanya Pak Tua lagi. "Tidak", jawab si anak muda.

Dengan bijak. Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu.

"Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama. Akan tetapi, kepahitan yang kita rasakan akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."

Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat.

"Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan."


Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan "segenggam garam", untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa.

Sekian.

Yeah, terkadang kita selalu memandang sempit akan sebuah masalah atau perkara. KEtika kita menghadapi suatu masalah, kita mengkerdilkan sendiri diri kita dengan berfikir bahwa hanya inilah yang dapat saya lakukan, aku pasrah saja. Namun bukan itu yang kita mau, hati kita berkata lain. Maka lapangkanlah hati, buka hari selebar-lebarnya, sehingga masalah itu tampak lebih kecil dari pada semangat dan harapan dalam hati kita yang menggebu-gebu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...